Bertemu Kembali
Sudah 1 minggu gadis ini bersedih, seperti
remaja pada umumnya gadis ini baru saja merasakan patah hati oleh seorang
laki-laki, gadis ini bernama Lina, kabarnya Lina baru saja putus dengan laki-laki
yang dulunya adalah pacarnya, laki-laki itu bernama Roy, dia adalah senior di
sekolah Lina, sebetulnya mereka satu sekolah yg sama ketika mereka di bangku
SMP, tapi mereka mulai dekat kembali setelah Lina masuk SMA yang sama dengan
Roy.
Tapi walaupun Roy menyukai Lina, dan
mungkin hingga sekarang menyukai Lina, dia tidak akan kembali, dia hanya
khianati rasa demi keinginan semu.
Sudah terlalu banyak kenangan yang berbekas
dihati Lina, tapi dia tetap sabar, selalu mencoba untuk terlihat kuat, walau
sebenarnyaa....
“Ya Tuhan kenapa dia memperlakukan saya
seperti ini? Haduh.. Hati saya hancur sudah” batin Lina.
Sepertinya Lina sangat menyukai Roy, tapi
dia tidak bisa apa-apa bahkan untuk bertanya saja dia segan, entah itu karena
Roy adalah senior ataukah memang Lina yang kurang keberanian dan tahu diri.
Sudah 1 Bulan berlalu, sudah lumayan lama
Lina menghiraukan Roy bahkan dia hampir terlihat seperti membenci laki-laki
ini, sekarang Lina sadar bahwa menangisi seseorang yang bahkan tidak pernah
memikirkan dia hanya akan membuang-buang tenaganya saja. Dia sadar sekarang dia
tidak akan menyukai seseorang terlalu berlebihan, karena kecewanya hanya untuk
ibadah dia yang tiada meningkat.
Sekarang Lina sudah kelas 2 SMA, dalam
rangka meringankan pikirannya dari berbagai hal termasuk Roy, dia sekarang
mulai aktif lagi di berbagai ekskul di sekolah seperti Pramuka dan OSIS.
Memulai aktifitasnya di Pramuka, Lina
mengenal banyak orang lagi, dekat dengan banyak orang lagi, dan bertemu dengan
satu orang lain lagi.
Dia bertemu dengan seorang laki-laki
bernama Dimas, sebenarnya Lina mengenal Dimas sejak kecil, Lina dan Dimas
dulunya sering bermain bersama, dan mungkin Dimas adalah cinta pertama bagi
Lina dulu.
Ketika awal masuk SMA Lina sudah tahu bahwa
dia sekarang satu sekolah dengan Dimas, Lina juga sering memperhatikan Dimas
dari kejauhan, kabarnya Dimas menyukai Lina sejak kelas 1 SMA, tapi Lina tidak
menganggap itu sungguhan, dia hanya tidak ingin kembali menyukai Dimas seperti
dulu, sakitnya bertepuk sebelah tangan sudah sering Lina rasakan.
Mengetahui Lina yang sedang jomblo, Dimas
mulai mendekatinya dengan berbagai cara dan siasat. Lina cukup mengerti apa
yang sedang diusahakan oleh Dimas, karena lama kelamaan Lina kembali menyukai
Dimas berkat usahanya. Mereka masih sangat canggung untuk berkomunikasi dan
interaksi secara langsung, mereka hanya mampu mengenal satu sama lain memalui
media.
1 bulan berlalu, disuatu hari Dimas
mengatakan pada Lina bahwa dia menyukainya, Lina sangat terkejut mendengar hal
itu, Lina tidak tahu harus menjawab apa, dia merasa ada diantara sadar dan
tidak ketika membaca pesan dari Dimas tentang pengakuan perasaannya. Tapi
akhirnya Lina menjawab “iya” .
Lina mungkin merasa aneh karena sudah lama
sekali dia tidak melihat dan mendengar suara Dimas, dia harus memulai sesuatu
ini dari awal lagi seperti baru mengenal Dimas.
Walaupun
dalam hubungannya kadang terjadi cekcok dan perdebatan singkat, tapi mereka
berusaha meluruskan kembali.
Hingga sekarang Lina masih bersama Dimas, Dimas
adalah satu-satunya laki-laki yang bisa membuat Lina tanpa ragu menjadi dirinya
sendiri yang apa adanya.
Entah itu karena Lina sudah mengenalnya
lama, atau mungkin Dimas memang orang yang tepat.
Bersama Dimas, Lina mungkin akan selalu
bahagia.
Selesai.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Silahkan Komentar disini, bertukar pengalaman OK